Ada Bercak Darah Pada Keputihan, Apakah Kanker Serviks?

Viralmerdeka.com - Kanker serviks saat menjadi salah satu penyakit yang paling menakutkan bagi kaum wanita, hampir semua wanita dari berbagi usia berisiko terkena penyakit mematikan ini. Namun secara umum cendrung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Di tahap tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Secara umum Gejala kanker serviks biasanya terjadi pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause.

Meski terjadi pendarahan, tapi itu belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan lebih jelas penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat indikasi terkena kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Gejala kanker serviks bisa di deteksi dari keputihan pada wanita, Keputihan yang dianggap normal sebagai hal yaitu keputihan yang berwarna bening dan tidak mengalami bau sedangkan pada penderita kanker serviks maka keputihan jumlah yang banyak, menimbulkan warna seperti warna kekuning kuningan hingga keabu-abuan. Wanita yang mengalami keputihan sebagai tanda kanker serviks maka akan berbau seperti bau anyir dan bau amis yang kemudian menimbulkan rasa gatal pada area wanita. Lalu bagaimana dengan keputihan yang terdapat bercak darah, apakah sebagai tanda kanker serviks?



Keputihan disertai dengan bercak darah dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, diantaranya:
  • Paska menstruasi
  • Penyakit Menular seksual (gonorea, klamidia, trikomoniasi)
  • Infeksi radang panggul
  • Polip rahim
  • Kanker serviks
Selain keputihan yang anda alami disertai darah, sebaiknya anda memperhatikan apakah selama ini menstruasi yang anda alami anda teratur, apakah disertai dengan nyeri berlebih bila menstruasi, adakah keluar darah diluar waktu mnestruasi. Serta adakah keputihan yang berbau, gatal, dan berbau amis. Bila anda mengalami hal tersebut maka baiknya anda memeriksakan diri ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, disertai pemeriksaan USG. Dari hasil wawancara dan pemeriksaan maka dapat diketahui penyebab keluhan anda dan dapat diobati sesuai dengan penyebabnya.

Beberapa hal yang dapat anda lakukan agar tidak memperparah keadaan yaitu :

Hindari kelembapan di daerah vagina
Hindari penggunaan sabun yang mengiritasi daerah kewanitaan
Jangan menggaruk atau memegangi daerah tersebut
Hindari penggunaan celana yang terlalu ketat
Membersihkan dari depan kebelakang sesudah buang air.



Click to comment
 
close
[Click Here(Close)]