Ini 5 Pedang Paling Terkenal Dalam Sejarah Dunia

Viralmerdeka.com - Menurut sejarah, pembuatan pedang pertama kali terjadi pada zaman perunggu dengan bukti ditemukannya pedang berbahan tembaga pada situs purbakala di Pakistan. Pada saat itu pedang digunakan untuk kelengkapan berburu dan prisai diri dari musuh. karena kekuatannya yang tidak seberapa dan bahan baku yang minim akhirnya dibuatlah pedang dari bahan besi dan baja.



Menjelang Abad Pertengahan, banyak sekali terjadi peperangan, untuk kebutuhan itu akhirnya pedang besi dan baja diproduksi secara massal dan dipergunakan dalam peperangan. Prajurit dilatih ketrampilan menggunakan agar siap dalam berbagai pertempuran.

Sebelum ada teknologi senjata api dan artileri berdaya tinggi, pertempuran dilakukan dengan berhadapan langsung dengan menggunakan pedang, panah dan tombak. adu kelihayan bertarung dalam menggunakan pedang.

Oleh karenanya banyak sekali pedang pedang bersejarah yang ada diduni ini, berikut ini adalah 4 pedang terkenal dalam sejarah dunia:

1. Tomoyuki Yamashita



Nama pedang ini diambil dari nama pemiliknya Tomoyuki Yamashita, Seorang jenderal Kekaisaran Jepang pada saat terjadi Perang Dunia II. Pedang ini di buat oleh pembuat pedang terkenal pada masa itu Fujiwa Kanenaga,

Tomoyuki Yamashita  menjadi terkenal setelah mampu menaklukkan Malaya dan Singapura yang saat ini masih menjadi koloni Inggris.

Namun sayangnya seusai perang, Yamashita diadili terkait kejahatan perang yang dilakukannya terkait Pembantaian Manila dan sejumlah kejahatan lain di Filipina dan Singapura.

Pengadilan memutuskan untuk menghukum mati bagi sang Jendral Yamashita. Kasus itu mengubah aturan di Amerika Serikat (AS) tentang tanggung jawab kejahatan perang, sehingga melahirkan hukum yang disebut dengan Yamashita Standard.

Pada 2 September 1945, pedang Samurai dan pasukannya diserahkan oleh Yamashita kepada pihak AS. Pedang itu dibawa oleh Jenderal MacArthur dan disumbangkan kepada West Point Military Museum yang menjadi tempatnya hingga sekarang.

2. Pedang Bermata Tujuh



Dinamakan pedang bermata tujuh karena pedang ini memiliki bilah sebanyak 7, pedang ini dibuat sebagai hadiah bagi raja Dinasti Baekje yang merupkan kerajaan purba yang berkedudukan di Korea barat daya. Saat puncak kejayaannya di Abad ke-4, Baekje menguasai koloni di China dan hampir semua Semenanjung Korea.

Senjata itu memiliki panjang 74,9 sentimeter dengan 6 cabang sepanjang badan utama dengan panjang 65,5 sentimeter. Pedang itu dibuat untuk keperluan upacara, bukan untuk berperang.

Pada 1870, bhiku Shinto bernama Masamoto Kan menemukan 2 ukiran pada Pedang Bermata Tujuh. Salah satunya bertuliskan "Pada siang hari di hari ke-16 bulan ke-7 tahun ke-4 masa Taiwa, pedang itu dibuat dari baja yang diperkuat 100 kali. Penggunaan pedang ini menepis 100 pasukan musuh. Layak untuk raja yang sopan."

Ada banyak pernyataan tertera pada pedang itu. Yang paling kontroversial adalah penyebutan Raja Wa yang tunduk kepada penguasa Baekje.

Pedang itu menjadi kaitan penting bersejarah yang menunjukkan kaitan-kaitan antara negara-negara Asia Timur pada masanya. Senjata unik itu sekarang disimpan dalam Kuil Isonokami di Prefektur Nara, Jepang, dan tidak dipamerkan untuk umum.

3. Pedang Napoleon



Pada 1799, Napoleon Bonaparte menjadi pimpinan militer dan politik Prancis melalui kudeta. Lima tahun kemudian, senat Prancis mengangkatnya menjadi Kaisar Prancis.

Selama dekade awal Abad ke-19, Napoleon dan Kekaisaran Prancis terlibat dalam perang dan konflik dengan semua kekuatan utama Eropa. Kemenangan demi kemenangan memberikan posisi dominan Prancis atas benua Eropa.

Seperti perulangan sejarah, pada 1812, Prancis mulai melakukan invasi ke Rusia dan keputusan itu menjadi titik balik bagi Napoleon.

Pada 1814, Koalisi ke-6 menyerbu Prancis. Napoleon ditangkap dan dibuang ke pulau Elba. Ia berhasil kabur, tapi akhirnya meninggal dalam penjara di pulau Saint Helena.

Para ahli sejarah memandang Napoleon sebagai seorang jenius dalam bidang militer dan memberi kontribusi penting pada seni peperangan.

Di medan tempur, Napoleon membawa sepucuk pistol dan sebilah perang. Ia memiliki banyak senjata dan artileri. Senjatanya tiada duanya dan menggunakan bahan-bahan terbaik.

Pada musim panas 2007, sebilah pedang bertatahkan emas yang pernah menjadi milik Napoleon dilelang di Prancis dengan nilai US$ 6,4 juta. Pedang itu pernah dipakai dalam pertempuran.

Di awal 1800-an, Napoleon menghadiahkan senjata itu kepada saudara lelakinya sebagai hadiah pernikahan.

Pedang itu kemudian diteruskan turun-temurun dan tidak pernah lepas dari keluarga Bonaparte hingga akhirnya dinyatakan sebagai harta milik bangsa Prancis pada 1978.

4. Zulfiqar



Orang Islam pasti mengenal dengan pedang ini, Zulfiqar adalah pedang milik Nabi Muhammad yang diwariskan kepada sepupunya sekaligus menantunya Ali.

Menurut beberapa sejarah, Padang ini diberikan Nabi Muhammad kepada Ali saat perang Uhud karena terkesan dengan keberanian Ali di medan tempur.

Bentuk pedang Zulfiqar seperti scimitar, yaitu pedang lengkung Asia Barat atau Asia Selatan.

Pedang itu digunakan Ali saat terjadi peristiwa pengepungan kota Madina. Saat itu, Ali dan pasukan Islam membangun parit-parit untuk melindungi Madina dari lawannya yang berjumlah lebih banyak.

Ada beberapa pendapat yang berbeda pedang terkenal tersebut. Sejumlah pihak menjelaskan, senjata itu memiliki dua bilah sejajar seakan menekankan kemampuan mistis dan kecepatan.

Sebagian pihak lain menggambarkan pedang itu sebagai bilah berbentuk huruf- V yang terpisah.

Berdasarkan tradisi Syiah, pedang itu ada hingga sekarang sebagai milik Imam Muhammad al-Mahdi, sebagai bagian dari koleksi al-Jafr

Al-Jafr itu sendiri adalah sebuah buku Syiah yang terdiri dari dua kotak kulit berisi peninggalan paling penting dari masa nabi Muhammad dan Ali.

Saat ini, pedang tersebut menjadi saksi bisu perjalanan hidup Nabi Muhammad dan perjalanan sejarah Islam.

5. The Sword of Goujian



Pedang The Sword Of Goujian ini ditemukan di Cina pada tahun 1965. Pedang ini termasuk pedang yang luar biasa, Walaupun sudah berumur lebih dari 2.000 (dua ribu) tahun, pedang ini tidak tersentuh karat sedikitpun.

Bahan pedang ini angat berkualitas tinggi dan sangat tajam hanya dengan satu sentuhan sedikit saja bisa membuat tangan terluka.

Pedang ini benar benar menjadi misteri dunia, bagaimana mungkin pedang dengan usia yang sangat tua tidak mengalami perubahan sedikitpun dari segi kualitas.

Dalam sebuah penelitian diungkapkan ternyata peang ini raja Yue, Goujian, dan dipercaya adalah pedang legenda dalam sejarah Yue.

Dikatakan pedang ini sangat luar biasa dan merupakan upaya gabungan antara Surga dan Bumi. Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa ternyata pedang ini memiliki bahan kimia anti karat dan sarungnya mencegah adanya udara yang masuk membuat pedag ini tetap dalam kualitas tertingginya.

Itulah beberapa pedang bersejarah dunia, sebenarnya masih masih sekali yang masih belum disebutkan disini, dari sekian yang disebutkan mana pedang favoritmu?

Click to comment
 
close
[Click Here(Close)]