Ini 5 Kerja Sama yang Diteken Presiden Jokowi & Sekjen Partai Komunis Vietnam

Viralmerdeka.com - Pertemuan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi ) dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta telah membuahkan kesepakatan. ada lima kerja sama yang diteken kedua belah pihak.
Lima kerja sama tersebut meliputi beberapa bidang yaitu bidang pendidikan, pembangunan pedesaan, bidang batu bara, pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen, bidang hukum, dan penjagaan laut dan pantai. Namun, pertemuan tersebut memfokuskan pada tiga fokus isu utama.

"Yaitu peningkatan kerja sama di bidang maritim dan perikanan, di bidang perdagangan dan investasi, dan isu kawasan di bidang maritim dan perikanan," kata Presiden Jokowi, Rabu 23 Agustus 2017.
Baca Juga : Habib Rizieq Tak Pernah Lelah Minta Kasus Chat Porno Disetop
Menurut Jokowi, pertemuannya dengan Sekjen Nguyen berlangsung terbuka dan produktif. Bahkan, sejak 2013 Indonesia dan Vietnam juga telah disatukan dalam ASEAN dan Vietnam saat ini menjadi Ketua APEC dan akan menjadi tuan rumah di KTT APEC bulan November mendatang. Untuk itu Indonesia sangat memberikan dukungan bagi keketuaan Vietnam,.
Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi dan Sekjen Nguyen telah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman bersama untuk lima kerja sama yang telah disepakati.
Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pendidikan ditandatangani oleh Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri Vietnam dan Muhajir Effendy Selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia .
Kerja sama pembangunan pedesaan ditandatangani oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dengan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam.
Kerja sama di bidang batu bara, pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen diteken oleh Ignasius Jonan Menteri ESDM Indonesia  dan Kementrian industri dan perdagangan Vietnam Tran Tuan Anh.
Sementara kerja sama di bidang hukum antara Menteri Kehakiman Vietnam Le thanh long dan Menteri Hukum dan HAM Indonesia Yasonna Hamonangan Laoly.
Pada kesempatan itu ditandatangani pula Surat pernyataan Bakamla dan penjaga pantai Vietnam antara Kepala Bakamla Arie Soedewo dan Letnan Nguyen Quongdan, Komandan Penjaga Pantai Vietnam. (Okz)

Click to comment
 
close
[Click Here(Close)]